Akhirnya Tuntas

Akhirnya tanggal 2 Oktober lalu, setelah sebulan lebih menunggu luruh semua sisa jaringan dan darah di rahim, saya dikuret. Dua hari sebelum dikuret, saya ditelpon seorang kawan lama yang lama tak berkabar. Antara terharu dan panik setelah dia menelpon, pada intinya dia dan istrinya khawatir dengan kondisi saya yang pada waktu itu dianggap sudah tidak… Read More Akhirnya Tuntas

Sepenggal Kisah Yang Tersisa

Sebuah Tulisan Pembuka Saya setengah memaksa untuk minta pinjem laptop PapaAra – ketika dia menyuruh saya untuk istirahat saja. “Kamu bedrest aja deh, ga usah banyak mikir macem-macem”, katanya protes. Saya sampaikan bahwa terlalu banyak kata-kata berkecamuk dalam pikiran saya saat ini, saya butuh menuangkannya dalam draft tulisan. Walau ngaco isinya gapapa, yang penting menulis.… Read More Sepenggal Kisah Yang Tersisa

Inside My Head

Semenjak menginjakan kaki di New Bedford, saya punya banyaaaaaaakk sekali ide yang ingin saya realiasikan. Seringnya sih ide tersebut menguap, dan hanya bertahan dalam hitungan hari saja – dan orang yang sering saya kemukakan ide-idenya siapa lagi kalau bukan Ara. Ara sendiri selalu berusaha memberikan pendapatnya sebijak mungkin terhadap gagasan saya dan saya yang selalu… Read More Inside My Head