Camping Perdana di Kampung Cai Rancaupas

Wacana mau kemping di keluarga kami sudah berlangsung sejak masih di New Bedford saban Summer kebayang deh mau kemping ke daerah Vermont atau Maine, tapi ga pernah kejadian.  Kembali menyeruak menjadi wacana di akhir tahun 2016. Dan ternyata selama tahun 2017 pun tak kunjung terealisasikan. Alasannya kurang lebih: ga ada waktu, ga ada tenaga, anak-anak habis sunat, anak-anak ga fit, waktunya gak pas dengan temen yang lain, Ibu ga fit, Papa Ara keluar kota, dan masuk musim hujan – jadi harus nunggu lagi sampai tahun depan sajalah pas kemarau. Kemudian liat berita, ternyata tahun 2018 bakalan La Nina…meaning, musim hujan akan lebih lama berlangsung. HUUUUU.

IMG20180103053236
Misty Morning in our camp site – Kampung Cai Rancaupas

Trus kenapa sih kalau hujan? Namanya juga camping…. Bersentuhan dengan alam. Masa hujannya disalahin trus jadi bikin mager? Nanti kalo masuk musim kemarau kepanasan…trus tetep bikin mager. Jadi kapan perginya kalo banyak alasan? x) #monologkedirisendiri.

IMG20180102142742.jpg
Disambut hujan saat tiba di lokasi. Untung ujannya masih yang santai bukan yang hardcore gitu.

Nah, berhubung akhir tahun kami nggak bisa kemana-mana due to budget liburan yang kepangkas buat keperluan macem-macem, akhirnya dijadikan saja lah kemping perdana kami yang tertunda-tunda. Nah, biasanya saya suka rajin ajakin temen-temen saya dan Papa Ara buat berkegiatan bersama. Tapi karena sudah beberapa kali tak bersambut dan waktunya gak pas aja, atau ada bayi ga memungkinkan, plus beda minat juga (heheuheu, soalnya sudah banyak yang jadi petinggi-petinggi lebih senang kalo konsep kegiatannya adalah glamping yang semua tersedia dan nyaman. Sementara buat saya, yang seru dan ingin dialami adalah proses camping beneran), jadi kali ini saya ajak random aja teman-teman melalui InstaStory.

Di InstaStory yang bersambut adalah Olva (Ambunya Botanina hihi) dan Ayu (Ibunya Rahsa Nusantara) yang mana keduanya punya bayi usia 14 bulan dan 10 bulan x))) Saya sempat ga yakin juga, apakah ini IDE yang baik, apalagi saya dan Ara belum pernah kemping lagi semenjak tahun 2003 (WEWWW 15 tahun lalu). Tapi akhirnya yang ikut hanya Olva, karena ternyata Olva pun sudah janji sama Biru (anaknya) untuk kemping dalam waktu dekat. HOREEE ada teman kemping…!

tiket-masuk-ranca-upas
Pilihan tempat camping kami adalah di Bumi Perkemahan Kampung Cai Rancaupas. Jalan Ciwidey-Patengan Km. 11, Patengan, Rancabali, Bandung, Jawa Barat 40973. Dari Bandung 1 jam 40 menit kalau lancar kayak kemaren.

Beberapa hal ini yang perlu disiapkan sebelum pergi kemping for newbie:

Kondisi Fisik. Pastikan ketika mau pergi, semua dalam keadaan fit. Sehari sebelum berangkat sebetulnya Khalif agak meler, tapi semprot-semprot Botanina Cold and Flu malam sebelum berangkat, dan paginya dia nampak baik-baik saja.

Travel_Kit_Shopify2_970x.png
Botanina fav. keluarga kami (foto: Botanina)

Makanan dan Minuman. Kata Subki, kerjaan kalau kemping pengennya makaaaaan melulu. Tapi bener juga, mau ngapain lagi? haha. Udah malah cuaca di Rancaupas tuh emang syahdu buat makan dan minum yang anget-anget.

Bawa: roti tawar, margarine/ butter, keju mozarella, smoked beef, sosis yang bungkusan luarnya pakai rumput laut (biar ga ribet dibuka-buka bungkus plastiknya), selai kacang/ selai coklat, buah yang ga benyek (salak dan apel), telor, marshmallows (beli yang ada cap HALALnya ya, yang terbuat dari gelatin sapi), gula, garam, bubuk masak non-MSG, susu kental manis, aqua botol gede 8 buah, cocoa powder, kopi sachet, teh, saos sambel dan saos tomat, sereal, nasi liwet instant, corned beef, biskuit untuk ngupi, dan keripik Happy Tos dan Taro.

IMG20180102174141
Aku suka biskuit mirip-mirip Speculoos ini
IMG20180103054208
Hot Cocoa
IMG20180103063124
Smoked beef with cheese + Omellete for breakfast

Perlengkapan masak makan dan minum. Gelas atau cangkir plastik, sendok, garpu, pisau roti, pisau buah, mangkuk, panci dan pan kecil.

IMG20180103105518
Papa sang juru kompor dan juru api unggun.
IMG20180102163536
Berebutan MSG. HORE kata Azka dan Khalif for unlimited access to these instant and junk foods x)))

Rekomendasi untuk ke depannya: bawa Aqua Galon dan pompanya lebih recommended ketimbang bawa banyak botol 1.5 liter, atau kalau nemu Amidis yang 5 liter juga cocok. Karena untuk masak dan angetin minuman pakai air botolan ini, air yang ada di kamarmandi warnanya agak kehijauan. Makanan bawa; bakso, mie telor, kering tempe, kopi non sachet. Bawa korek api jangan lupa.

IMG20180103105203
Papa ngeliwet

Pengalaman kemarin, saya merasa cukup OKE dalam membawa jenis makanan. Yang ringkes dan gak ribetin. Dan pertimbangkan juga kalo bisa banget yang minim sampah dan jangan beli kemasan yang styrofoam. Saya sempet beli Mie Sedaaap yang versi “Pop Mie”nya karena dari luar pakai kemasan plastik, ehhh ternyata bagian dalamnya styrofoam. Ya kumaha atuh ya….kalau mau tahan panas emang kudu pake styrofoam. Sehingga next-nya saya akan pilih kemasan mie instant yang biasa aja *ga usah popmie2xan deh, demi lapar seketika sampahnya tahan sampai ratusan tahun khan ga banget HUHU. TRUS jangan lupa ya abis selesai kemah, sampahnya dibawa sendiri ke area luar yang ada tong sampah besarnya. Jangan tinggalin sampah di tempat kemping. Jadi wajib bawa trash bag sendiri yaaa….! Kalau bisa dipisah juga sampah kering dan basah ya (bawel).

IMG20180102181026
Senja di Rancaupas. Ada full pelangi saat senja itu, seneng banget jadi mengobati sedikit kesedihan karena malamnya berawan jadi ga bisa liat Milky Way.
IMG20180102180512
Kalau diliat secara seksama, ini ada pelanginya. SUNGGUH! Haha. Aselik ga semua momen bisa tercapture dengan baik yaa dengan camera phone (YAIYALAH)

IMG20180102181040

Pakaian dan toiletries. Pakaian untuk sehari semalam hanya butuh 1 baju ganti untuk tidur, 1 baju ganti untuk besoknya, dan 1 baju cadangan. Ohya, kalau berencana mau renang (ada kolam renang air panas seharga 15rb/orang) bawa baju dan perlengkapan renang juga yaa. Berhubung Rancaupas super dingin pas malam hingga subuh, siapkan jaket (kalau ada yang windbreaker), sweater, kaos kaki, kupluk, scarf atau shawl. Selimut dan bantal juga bisa dibawa, tapi buanyak banget ga sih bawaannya? x)) Saya mah bantal pake tas aja atau handuk dibuntel.

IMG20180103053755

Untuk toiletries dan personal care  standar aja: shampoo dan sabun, odol, sikat gigi, bugs repellent, minyak telon/ kayu putih/ Cold and Flu/ Kids Oil/ Jaga Sukma Botanina, All Purpose Healing Salve (kalau ada yang jatuh buat oles-oles), band-aid, tissue unbleached, tissue muka (beli yang merek Tessa yaa – yang ramah lingkungan). Buat multivitamin juga buat anak dan dewasa sesuai dengan yang cocok aja, saya bawa jaga-jaga buat keep the stamina. Sunblock dan moisturizer juga wajib bawa.

Perlengkapan Kemping. Nah, berhubung kami super newbie jadi sempet planga plongo tentang apa saja yang harus dibawa. Setelah browsing pilihan saya jatuh kepada Bougenville Outdoor Bandung yang lokasinya deket rumah, yakni di Cikutra. Trus orang dan pelayanannya baik dan ramah (tipikal orang lapangan yang humble gitu deh hehe). Jadi aku rekomendasikan tempat ini buat sewa-sewa. Untuk sewa-sewa ini totalnya cuman 150rb aja lho buat berempat. MURAH banget khaaan.

Berikut adalah yang saya sewa dan saya rekomendasikan untuk disewa (karena ada beberapa item yang ga kesewa ternyata perlu):

  •  Tenda dome untuk 7 orang: biaya sewa Rp.60.000/malam. Awalnya saya pinjem yang buat 4 orang, tapi karena masih pada belum dibalikin sama orang-orang, adanya yang buat bertujuh. Tapi malah blessing in disguise karena tenda buat bertujuh ini terasa pas buat kami berempat *faktor Azka Khalif ga suka dempet-dempetan.
  • Sleeping bag (Kantung Tidur) Rp.5000/ malam.
  • 4 Matras Rp.4000/malam
  • 1 Kompor gas  Rp.10.000/malam
  • 1 Nesting (bentuknya seperti rantang untuk memasak) Rp. 10.000/malam
  • 1 Head lamp (lampu kepala) dan 1 senter Rp.5.000/malam (bawa senter semakin banyak semakin baik). Siapkan juga baterai cadangan.
  • Pisau Lipat Rp.3000/malam. Kalau ga ada pisau lipat, pakai pisau dan bawa gunting
  • Fly Sheet  Rp. 10.000/ malam. Ini gak kesewa tapi perlu, apalagi kalo kemping rame-rame dan untuk menghalau kena hujan ini perlu.\Gas Hicook Rp. 12.500 bawa 2 saja. Karena gas ini cukup boros, semalam habis 1 doong… Trus kalau beli di Indomaret ternyata 20rb harganya. Kenapa beda jauh ya…?

Nah ini yang namanya tenda dome, walau relatif mudah masangnya, tapi kemaren kami bersyukur banget ada Mas Angga tetangga kemping kami yang baik hati menawarkan bantuan untuk mendirikan tenda. Thank you banget ya Angga….!

IMG20180102152140
Saat mendirikan tenda ketika planga-plong ditawarin Angga yang sedang kemping (dan sudah biasa naik gunung dan kemping)
IMG20180102150522
30 menit kemudian dua tenda berhasil didirikan

Kegiatan Kemping. Idealnya saya emang nyiapin hal-hal buat Azka dan Khalif bermain, tapi SUDAHLAH ceu, untuk packing dan masak-masak, plus pasang tenda aja udah LELAH hahaha. Libatkan anak-anak untuk list packing-an, packing, memasak, dll. Azka Khalif juga bawa kartu kwartet, UNO (punya Biru), buku bacaan, sketch book dan perlengkapan menggambar dalam sebuah tas khusus.

 

IMG20180102170715.jpg
Permainan ngumpulin kayu dan bikin buat api unggun xD DIADA-ADAIN aja permainan mah, yang penting bocah bergerak dan excited

 

IMG20180102192015.jpg
Main UNO

IMG20180103105343_1

Ohya buat bikin api unggun, jangan lupa bawa spiritus, barang bekas yang bisa buat dibakar (kemarin akhirnya mengorbankan 1 kaos kaki), dan bawa koran bekas beberapa. 1 set kayu bakar yang dijual seharga 15rb bisa dibeli di warung-warung area kemping. HAH ADA WARUNG? Iyaaa ada. Jadi di Rancaupas ini namanya khan Bumi Perkemahan, jadi jangan khawatir: ada Masjid, ada warung, ada tukang cilor, ada jual strawberry, ada yang jual nasi kuning pagi-pagi, HAHA. Ada kamar mandi (kemarin di IG story pikir mungkin gue kemping di hutan belantara jadi dia surprised pas tau ada kamar mandi, haha. YA ADA LAAAH). Kamar mandinya so-so yaaa…gelap gitu. Tapi yang penting mah cukup bersih.

IMG20180102205556
Api unggun perlu banget, sangat membantu menghangatkan malam yang dingin dan sunyi, halah. Ga sunyi deng, banyak orang nyanyi gegitaran x)

Anyway, saya sengaja milih area kemping kami aga jauh dari keramaian warung-warung dan masjid, biar kerasa aja atuh di alam. Haha. Tetep in walking distance kok kalau mau ke parkiran, ke kamar mandi dll. Tapi yang penting areanya lapang dan ga terlalu crowded aja. Saya juga sengaja milih pergi di waktu non peak season, jadi milih tanggal 2 Januari berangkat juga karena kondisi jalanan dan bumi perkemahan udah lebih sepi.

Ohya, pagi harinya bisa berenang, masuk kolam ini 15rb, jadi bisa menumpang mandi juga di sana (jadi bersih kamar mandinya) plus air hangat juga buat mandi.

IMG20180103081226

IMG20180103080800
Paginya renang di kolam air hangat. Jangan tertipu ini kolam kotor banget! Padahal baru dikuras katanya, huhu. Tapi tetep kotor euy.

Setelah beres berenang, kami ke Penangkaran Rusa yang lokasinya sebelahan sama tempat kemping kami. Harga masuknya 10rb untuk beli wortel ke si rusa. JANGAN TURUN ke area rusa sambil bawa KRESEK hitam yaa…! Soalnya agresif banget rusanya kalau liat si kresek hitam, dia udah langsung asosiasi kresek = makanan. HUHU. Dan makin siang makin rame banget areaa ini sama orang PREWED x))) Jadi orang prewed zaman now tuh ke penangkaran rusa men… ada kali 10 pasangan kemaren prewed di area kemping dan penangkaran rusa.

IMG20180103074734.jpg

IMG20180103074741

IMG20180103074840.jpg
Dikerubutin. Tapi yang paling HORROR pas saya dan Khalif turun ke bawah, niatan hati pengen foto kayak Neng Yaya di bawah ini:
12748170_1534504633514578_1437894702_n.jpg
Apa daya rusanya kejar-kejar Khalif yang megang wortel. HADEH.

Info lainnya:

Pilihan saya jatuh untuk sewa perlengkapan kemping di Bandung karena kalau sewa langsung di Bumi Perkemahannya, harganya berlipat2x lebih mahal. Walau mungkin kalau sewa di Rancaupasnya mah udah langsung didiriin tendanya, tapi buat saya malah lebih seru kalau bisa belajar mendirikan tenda sendiri. Balik lagi ke tujuan awal, namanya juga kemping untuk melatih survival dan kemandirian *CIEILEHHHH haha. Ini perbandingan harga dari Rancaupasnya:

PENYEWAAN:
Tenda pleton kap 40 – 60 org Rp. 950.000
Tenda regu kap 20 – 30 org Rp. 750.000
Tenda roopi kap 12 – 25 org Rp. 700.000
Tenda vango kap 10 Rp. 550.000
Tenda charly 1 kap 7 org Rp. 350.000
Tenda charly 2 kap 4 org Rp. 250.000
Listrik Rp.600.000
Tempat barbeque Rp. 100.000
Paket nasi box Rp. 30.000/porsi
Sleeping bag Rp.50.000
Matras Rp. 50.000
Lampu cas Rp. 50.000
Petromak Rp. 100.000
Kayu bakar Rp. 25.000

Ohya, kemping di Rancaupas ini murah kok tiket masuknya, kemarin kami Rp.65.000 untuk 2 dewasa, 2 anak dan 1 mobil. Azka dan Khalif dikorting gitu.

Masuk Weekend Rp. 10.000/ org
Masuk Weekday Rp. 10.000/ org
Camping Rp. 10.000/ org/ hari
Booking area Rp. 200.000
Rp. 500.000 (camping di atas 50 org)

Di deket Kampung Cai ini juga ada Kawah Putih (less than 1 km) dan ada Situ Patenggang (3 km distance) yang indah banget perjalanan sekelilingnya. Jadi boleh lah abis beres kemping melipir ke Situ Patenggang untuk sightseeing, menurut saya bagus banget – sayang kemarin bener-bener cuman ke sana untuk liat-liat, ga naik perahu dll. But still very lovely…!

IMG20180103142319kebun-teh-rancabali

Selamat kemping yaaa….!

Advertisements

3 thoughts on “Camping Perdana di Kampung Cai Rancaupas

  1. Bagus banget Chica! Jadi pengen nyobain camping di sini. Kalo weekdays macet ga ya ke sininya? Btw itu mungkin harga tiekt masuk murah bener krn di dalemnya semua sewa berkali2 lipat harga normal (tenda & peralatan camping lain). Gilaak jauh bgt bedanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s