#4 Main Yuk!: Dunia Katya

Ibu pertama di feed Instagram saya yang rajin posting aktifitas bermain dengan anak di rumah adalah: Reti; yang karena dia juga saya jadi nyobain beras warna-warni untuk sensory play dengan Azka dan Khalif. Perkenalan saya dengan Reti berawal di tahun 2009 ketika kami sama-sama nonton Coldplay “Viva La Vida Tour” di Singapore. Setelah konser tersebut, nampaknya kami belum pernah ketemuan lagi dan hanya saling update kehidupan keluarga kecil masing-masing via Fb dan Instagram. Minggu lalu, setelah melakukan riset mendalam (alias mengkepo akun Instagram Reti (@retioktania) dan blog suami), jujur saja, saya sangat kagum dengan Reti dan Rifqi yang sebagai working parents yang selalu menyempatkan bikin dan mendokumentasikan aktifitas bermain di rumah untuk Katya. Kekagumannya tidak sebatas dalam mempersiapkan dan mengajak bermain Katya saja, tapi bagaimana Reti tetap bisa perform bagus di kantor (tahun lalu menerima Asia Pacific Recognition Award winner dari PT Ford Motor Indonesia -ini hasil kepo LinkedIn-nya Reti *sayah memang niat kalo interview orang, hehe*) dan juga aktif sebagai konselor laktasi bersama AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia).  Jadilah, saya semakin semangat ingin interview Reti untuk sharing di Main Yuk!:

Hai Reti..! Thank you udah bersedia sharing di Main Yuk! Bisa cerita tentang latar belakang dirimu? Hi Chica apa kabar? Ah senang sekaliii diwawancara sama Chica, aku pun suka sekali dengan keluarga kalian, selalu suka sama cerita dan foto foto Chica (maaci Reti..!). Baiklah, namaku Reti Oktania, anak pertama dari 2 bersaudara, usia (hampir) 28 tahun. Suamiku Rifqi Harimuji, lulusan Teknik Industri ITB dan anakku Katya Kirana Azalia usia 2 tahun 4 bulan. Aku sendiri lulusan Psikologi UI. Kebetulan saat kuliah aku suka sekali peminatan psikologi klinis dan perkembangan, termasuk keberbakatan pada anak (dan di sanalah aku bertemu dengan bundamuuu..! —> pasti killer ya beliau, eheheu). Saat ini aku bekerja full-time sebagai HR Manager di PT Ford Motor Indonesia.

Kegiatan bermain Katya selama bulan Ramadhan kemarin A-Z Islam: dibuat aktifitasnya oleh Mama Reti

Boleh cerita bagaimana pembagian waktu Reti dan Rifqi sehari-hari – Mungkin banyak juga para orang tua kantoran lainnya yang mengalami kendala dalam manajemen waktu bekerja dan membagi waktu beraktifitas dengan anak. Seneng sekali liat kalian yang sangat passionate ajak main Katya

Kunci dari pembagian waktu yang berjalan mulus selama ini ada 2: 1. Katya yang waktu tidurnya disiplin, sekitar jam 20.00-20.30 dia sudah tidur. 2. adalah waktu kerja yang flexible-working hour (thanks to kantor yang memberikan fleksibilitas untuk datang ke kantor jam berapapun asal kerjaan selesai). Pembagian waktunya kira-kira begini:

6-7.30 AM: Aktivitas bermain bersama Katya | 7.30-8.30 AM: Katya mandi dan dilanjutkan dengan bersama-sama sarapan di meja makan | 8.30-6 PM: Kerja | 6-8PM: Ngobrol sama Katya, bertanya aktivitas apa saja yang dia lakukan, dan ditutup dengan membaca bersama buku yang Katya pilih sendiri sebagai cerita pengantar tidur | 8 PM: Katya tidur | 8-10 PM: Membuat mainan untuk dimainkan bersama Katya besok pagi sambil quality chat bersama Rifqi. Kalau hari Jumat-Sabtu, jam 6-8 PM biasanya kita “open house” untuk anak-anak tetangga di Gang Raiman bermain di rumah Katya).

Dengan Teman Gang Raiman
Dengan Teman Gang Raiman

Selama Reti dan Rifqi bekerja, yang menjaga dan ajak main Katya siapa? Dan bisa share jadwal harian Katya sehari-hari bagaimana? Selama aku dan Rifqi bekerja, Katya di rumah bersama Asisten Rumah Tangga yang sudah ikut bersama kami sejak Katya baru lahir, bernama Mbak Endang. Tugas Mbak Endang memang mostly mendampingi Katya, karena untuk pekerjaan rumah tangga kami ada ART yang pulang hari. Disamping ini, mamaku seringkali datang ke rumah secara random, tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain Mamaku dan Mba Endang, kami punya banyak sekali anak tetangga yang usianya tidak jauh dari Katya, mereka sering main bersama di garasi rumahku atau di depan rumah. Dan yang terakhir, untuk dapat memantau kegiatan Katya sehari-hari, aku pasang CCTV di rumah.

Miniatur Bawah Laut Katya
Miniatur Bawah Laut Katya yang bisa digerak-gerakin – dengan peralatan sederhana + imajiasi = mainan interaktif..!

Jadwal Katya: 6.00: Bangun Pagi | 6-7.30: Aktivitas bermain bersama Mama dan Papa | 7.30-8.30: Katya mandi dan dilanjutkan dengan bersama-sama sarapan di meja makan | 8.30-10.00:   Main outdoor bersama teman-teman, mostly di garasi rumah sambil makan snack siang seperti buah-buahan| 10.00-11.00:  Nonton DVD (Dora, Hi 5, Finding Nemo, Frozen – Katya nggak kami biasakan nonton TV bebas, semua ditonton melalui DVD dengan pilihan tontonan yang kami seleksi) | 11.00-12.00: Makan siang | 12.00-12.30: Mandi siang | 12.30-14.30: Tidur siang | 14.30-16.00: Aktivitas indoor didampingi mbak Endang (menggambar, baca buku, main masak-masakan, etc) | 16.00-16.30: Snack sore | 16.30-17.00:  Mandi sore | 17.00-17.30:  Makan malam | 17.30-18.00:      Nonton DVD sambil menunggu Mama dan Papa pulang. Kami tidak meninggalkan gadget di rumah, jadi sehari-hari saat kami kerja Katya tidak pernah bermain melalui gadget. However, Katya familiar dengan penggunaan gadget, karena kami kenalkan melalui aplikasi permainan puzzle dan dia suka sekali nonton video buatan papanya di hp kami. Bagi kami, kunci pengenalan gadget kepada anak ada 2: batasi dan dampingi

Percobaan Minyak vs Air
Eksperimen sederhana: Minyak vs Air
Klasifikasi Habitat Hewan
Klasifikasi Habitat Hewan
Bikin Bubble
Meniup Bubble bikinan sendiri

Sejak kapan mulai “bermain” dengan Katya? Bisa cerita pertama kali bikin DIY apa, dapat motivasi atau inspirasi dari mana? Hmmm, awal bermain dengan Katya itu saat dia usia 1,5 tahun, saat itu dia mulai lancar berkomunikasi dan mulai bisa berkonsentrasi mengerjakan sesuatu. Permainan pertama yang aku dan Katya mainkan adalah menggambar bebas aja pakai crayon, sambil melatih otot tangannya dan membiasakan dia mengunakan kertas untuk tempat coret-coret (bukan di dinding atau di tempat lain). Motivasi pertama lebih dari Katya nya sendiri, kayaknya kok udah mulai bisa dikasih stimulus lucu-lucu untuk mengoptimalkan perkembangannya. Kalau inspirasi, tentu banyak terinspirasi dari orang tua kreatif lainnya, semacam dirimu, Mbak Stella, dan Iput ☺

Eksperimen sederhana:  Baking Soda dan Cuka
Eksperimen sederhana “Gunung Api”: Baking Soda dan Cuka

img_4025

Apakah ada Web favorite untuk playschool/ homeschool activitiesYang pasti Instagram! Banyak sekali di Instagram yang menginspirasi, mungkin saking banyaknya lebih baik lihat di following list aku yang kebanyakan memang ibu-ibu kreatif. Selain itu juga Pinterest orang-orang. Untuk websitenya ada beberapa yang suka aku jadikan referensi: Play Create Explore here, Learn with play at home here, Gift of curiosity here, The imagination tree here, dan untuk yang sifatnya eksperimen kecil-kecilan bisa lihat di Arvind Gupta Toys sini.

Shaving Foam Art
Shaving Foam Art
Running Colors: eksperimen sederhana
Running Colors: eksperimen sederhana

Apa saja perlengkapan dan peralatan yang menunjang dalam bermain? Aku punya “treasure box” yang isinya peralatan tempur untuk bikin mainan Katya. Isinya yang pasti ada: lem, gunting besar, gunting untuk anak, selotip, kertas origami, krayon/pinsil warna, manik-manik, pewarna makanan. Itu adalah perlengkapan penunjang yang paling utama. Sementara bahan-bahannya lebih banyak menggunakan kardus bekas, stik eskrim, tepung terigu, gelas dan botol plastic, dll. Intinya permainan yang aku buat adalah yang bahan dan alatnya ada di rumah, jadi nggak usah repot-repot cari bahan dan alat😀

img_3895
Karena kasus di “JIS” Katya belajar menutupi bagian tubuh “Malu ihh..” kalau sampai terlihat.

Katya's Closet 2

Space Numbers 1
Space Numbers 1 – Number recognition
Space Numbers 2
Space Numbers 2: counting

Aku liat Reti suka banget bikin homemade playdough atau paint, ada resep andalan kah? Aku pernah beberapa kali bikin, cuman suka sayang – karena ga kepake lama, baru 2 minggu trus jamuran -__-, mungkin salah penanganannya ya? Iya, Katya suka sekali main playdoh, termasuk proses membuatnya. Suka sekali lihat tangan tangan kecilnya mengaduk adonan dengan semangat tanpa risih kena kotor atau lengket-lengket. Resep andalanku lumayan simple: 1 cup tepung terigu + ½ cup garam + ¼ cup air hangat + aneka pewarna makanan tetes. Cara buatnya: Campur terigu dan garam sampai merata, masukkan air hangat perlahan-lahan. Uleni adonan pakai tangan sampai kalis alias sampai tidak terasa lengket. Setelah menjadi adonan besar, tinggal dibagi menjadi bagian yang lebih kecil dan beri aneka pewarna tetes sesuai keinginan. Supaya nggak mudah berjamur, setiap habis main simpan playdoh di tempat makan kedap udara. Kalau mulai keras, masukkan ke microwave selama 30 detik ☺ (Wah, ini resep playdough yang paling simpel – tanpa cream of tartar, minyak, dan air mendidih. Nanti dicoba..!)

Playdoh Animals Fossil
Playdoh Animals Fossil

Lalu, selain kegiatan-kegiatan selama weekdays, apakah keluarga kalian ada kegiatan bersama yang sering dilakukan? Aku selalu ingat pesan ibu mertuaku yang bilang “lebih sering mana, orang tua mengantar anaknya, atau anak mengantar orangtua nya?”. Sejak dengar kalimat itu, setiap ada waktu luang bersama keluarga atau saat weekend, aku dan Rifqi putar otak cari lokasi yang nyaman untuk Katya dan pastinya bermanfaat untuk perkembangannya. Aku dan Rifqi berkomitmen kita ambil 1 hari cuti bergantian setiap bulan untuk dihabiskan seharian full bersama Katya – tanpa ada orang ketiga. Itu sebenarnya untuk meningkatkan bonding antara kami dan Katya, untuk memahami tahap perkembangan dan kebutuhannya. Kebetulan memang kami tidak punya baby sitter, jadi kalau kemana-mana saat weekend pun selalu bertiga saja. Kebetulan Rifqi suka fotografi, jadi sebagai fotografer amatiran, Katya adalah objek foto yang paling sering diambil gambarnya. Hehehe. Lokasi favorit kita adalah:

Perpustakaan: so far ada 2 perpustakaan di Jakarta yang pernah kita kunjungi yang child-friendly, yaitu Rimba Baca dan The Open Book

Weekend at Rimba Baca
Weekend at Rimba Baca
Weekend at The Open Book

Wisata Satwa: Ragunan (karena dekat rumah), Taman Safari, Kuntum Farm Field (Tajur, Bogor), Jendela Alam (Bandung), Seaworld, Ocean Dream Samudera Ancol, Istana Reptil TMII. Sejauh ini yang dekat-dekat Jakarta hanya itu sih, selebihnya ada yang di luar kota seperti Batu Secret Zoo di Malang.

Weekend at Taman Tanjung
Weekend at Taman Tanjung

Olah Fisik: kolam renang (paling sering ke Citos karena dekat), playground yang outdoor semacam Playpark dan Playhouse.

Weekend at Swimming Pool
Weekend at Swimming Pool

Taman: Alhamdulillah sekarang ada Taman Tanjung yang ada di dekat rumah, jadi kita juga lagi suka main ke taman ☺

Yeay, tempatnya seru-seru. Nah, kemarin sempet liat tentang Kembang Gula, bisa ceritakan tentang kegiatan ini? Whaaaa, senangnya Chica tau tentang Teman Bermain Kembang Gula (aku terharuuu). Jadi Teman Bermain Kembang Gula ini adalah project social yang aku inisiasi untuk anak dan orang tua yang tujuannya meningkatkan kesadaran akan pentingnya quality time bersama keluarga. Idenya simple aja, karena namanya “Teman Bermain” (bukan taman bermain), kita fasilitasi sesi playdate di Kembang Gula, dimana di sesi ini akan ada kegiatan sederhana yang melibatkan anak dan orang tua. Kegiatan yang ada di Kembang Gula sangat simple, seperti melukis bersama, membuat playdoh, bermain mencocokkan warna, bermain air, etc. Yang pasti, orang tua terlibat aktif mendampingi anak-anaknya.

Kembang Gula Sessions
Sesi Kembang Gula

Sesi Teman Bermain Kembang Gula kita buka setiap Sabtu pagi jam 9-12 siang di Rumah Katya. Karena keterbatasan tempat parkir, sesi ini kita batasi hanya untuk 3 keluarga per pertemuan. Daan yang paling penting adalah, sesi ini gratis lhooo.. Orang tua cukup membawa makanan untuk potluck, karena kita nggak menyiapkan konsumsi ☺

Kembang Gula
Kembang Gula

Kembang Gula Sessions 2

Wah! Menarik banget acaranya…! Semoga sukses selalu ke depannya ya Kembang Gula..!

Ada rekomendasi 2-5 buku yang wajib dibaca dan dimiliki untuk para Ortu atau buku favorite Katya saat ini? Aku akan bagi TOP 5 books jadi 2 bagian yaaa.. 2 buku favoritku, dan 3 buku favorit Katya.  Buku parenting favoritku: 1. The Optimistic Child by Martin Seligman Ph.D (Martin Seligman adalah psikolog yang terkenal dengan aliran positive psychology. 2. Raising Kids with Character That Lasts by John Yates & Susan Yates. Sementara buku favorit Katya saat ini: Dora The Explorer: Potty Time by Kathy Broderick. Brush Your Teeth Please by Leslie Mcguire, Jean Pidgeon dan Brain Quest for Threes Ages 3-4.

What is the most amazing thing about Katya (or what do you like most about her)? All of her. Hehe.

Aku suka karena dia menunjukkan cinta nya dengan sangat polos dan tulus, dia yang selalu kasih pelukan hangat pas aku pergi dan pulang kerja. Dia yang bisa tiba-tiba minta pulang ke rumah pas kita lagi jalan-jalan karena ingat anak ayamnya. Semua dilakukan dengan polos dan penuh ketulusan.

img_4212
Katya dan Ayam kesayangan

Aku suka bagaimana dia di setiap tahap perkembangannya, it never fails to amaze me, to surprise me. Dari dia mulai bisa berdiri, bicara, menyanyi, jalan, sampai sekarang bisa segala macam, rasanya bersyukur walaupun dengan waktu yang terbatas aku selalu bisa menyaksikan perkembangannya.

Katya Loves Animals

Aku suka Katya yang selalu memperlihatkan keceriaan. Saat bangun tidur, makan, mandi, main, dia selalu menunjukkan keceriaan, it brings positive energy to her surroundings.

Aku suka Katya yang generous. Kita tinggal di sebuah kawasan yang namanya Gang Raiman, dimana kebanyakan teman Katya berasal dari kelas ekonomi menengah-bawah. Saat dia punya sesuatu yang lebih, makanan misalnya, dia akan dengan senang bilang “ini untuk kakak kakak Raiman!”

Aku suka Katya yang selalu buang sampah di tempatnya, hehehe. Bahkan pernah di pasar tradisional, dia beli telur puyuh rebus dan langsung dibuka di tempat. Kulit telurnya dia pegang sepanjang jalan sampai ketemu tempat sampah😄

Dan di atas semua itu, aku suka bagaimana kehadiran seorang Katya bisa banyak merubah hidup aku dan Rifqi menjadi lebih baik. Bagaimana dia menjadi keajaiban di tengah-tengah kita karena sejak ada dia, kebahagiaan kita menjadi berlipat ganda ☺

—————————

That’s very lovely, Reti🙂 Thank you for sharing a glimpse of your life as a working and devoted mother to us…! Semoga Katya tumbuh jadi anak dan wanita cerdas, sehat, santun, kreatif, dan senang berbagi seperti Mamanya yaa…! Sukses selalu untuk Reti dalam menikmati peran menyenangkan sebagai Ibu dan wanita karir yang bersahaja. Kapan-kapan kita nonton konser Coldplay lagi sama Katya, Khalif, Azka, Atlas, dan Nara (Amiin…!).

5 thoughts on “#4 Main Yuk!: Dunia Katya

    1. Hi Rifqi..! Manggilnya Chica ajaa -hehe, aku berasa tua (padahal emang xD). Masih jauh ilmunya kalau untuk kasih kursus menulis, tapi terima kasih banyak pujiannya..! Dirimu tetap rajin update blognya yaa…! Kalian banyak dapet fans baru – memang menginspirasi sekali Papa, Mama, dan Katya..!:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s