#1 Main Yuk: Cerita Daffa

Dibanding social media lainnya, saat ini, bisa dibilang saya paling senang dengan Instagram. Awalnya sih, saya lebih senang follow Instagrammers dari berbagai belahan kota di dunia dan completely stranger ketimbang follow teman atau kenalan. Kenapa? Karena media untuk teman/ kenalan sudah saya khususkan di Facebook dan Path saja; sudah cukup memandangi selfie, track lari, foto anak, update location, dan berbagai masakan restoran kalian😛. Sedangkan Instagram, saya ingin yang sifatnya memang dapat menginspirasi saya berkarya, termotivasi untuk memotret lebih baik, explore tempat baru, memasak lebih variatif, hingga ide bermain dengan anak – makanya tidak semua teman saya follow di Instagram (maafkan ya). Nah, untuk ide bermain dengan anak ini sebetulnya baru 4 bulan terakhir ini saja saya dibuat semangat untuk ikutan berbagi kegiatan Azka dan Khalif (yang saya buat hashtag #Azkhaltivity), karena melihat Ibu-ibu lain memposting hal serupa. Beberapa dari mereka yang akhirnya menjadi teman baik di dunia maya, akan saya interview. Tujuannya agar teman-teman saya, sesama Ibu muda lainnya bisa ikutan semangat untuk ajak main anaknya🙂

Screen Shot 2014-07-27 at 1.09.26 AM#CeritaDaffa

Saya sharing ini salah satunya karena mendapat cukup banyak tanggapan positif atas postingan Ayo Bermain! dan foto-foto #Azkhaltivity di Facebook dan Instagram. Beberapa Ibu muda lain yang anaknya masih di bawah 2 tahun juga banyak bertanya tentang kegiatan apa yang bisa dimainkan, perlengkapan bermain apa yang menunjang, beli di mana, dll. Berhubung saya juga suka mati gaya dalam mengajak anak-anak saya bermain, lebih baik saya minta ibu lain untuk berbagi cerita. Semoga bisa menginspirasi para Ibu yang juga mati gaya😀

Untuk postingan pertama ini saya mengundang Ibu Stella Sutjiadi untuk berbagi kisahnya dalam mengajak bermain putri manisnya yang saat ini berusia 26 bulan, bernama: Daffa. Saya sangat suka postingan Stella yang penuh imaginasi, rapih, orisinil, dan fun…fun..fun…!

Tell us about your self: Namaku Stella Sutjiadi. Aku anak ke-2 dari 3 bersaudara.  Dari kecil aku memang suka sama seni, engga terlalu mendalami sampai gimana gimana sih hehehe..cuma inget sekali kalo dari kecil hobi banget nyanyi nyanyi sendiri, nari, gambar, mewarnai, jait jait sederhana, dan prakarya. Semakin besar, semakin suka sama hal hal yang berbau handmade :) Sampai akhirnya waktu kuliah memutuskan buat ambil jurusan desain (*Chica: Stella kuliah di ITB – tapi gak pernah ketemu yah, hehe)

Screen Shot 2014-07-27 at 1.24.11 AM Screen Shot 2014-07-27 at 1.10.25 AM
Why you decided to be a SAHM, for now, at least Kenapa memutuskan jadi SAHM..hmm..dari mana jawabnya ya..hehehe..Yang pasti dari dulu aku suka sekali sama anak anak. Jauh sebelum menikah, aku selalu bayangin kalau punya anak, aku mau turun langsung ngurus semuanya sendiri, engga pernah sekali pun terlintas buat punya suster untuk khusus mengasuh anak, karena memang aku senang berinteraksi sama anak-anak🙂. Dulu, sampai sering sekali terlintas pikiran naif buat jadi guru TK hehehehe. Ditambah, waktu magang saat kuliah, ternyata aku menemukan: kerja kantoran bukan passion-ku. Kalo ditanya kenapa? Engga suka aja. Engga suka terikat dengan jam, engga suka terikat dengan ruangan, dan ternyata aku engga menikmati preasure deadline. Jadi, bulat sudah : SAHM! :)) Kebetulan juga tipe profesiku bisa dijalankan dari rumah🙂
Screen Shot 2014-07-27 at 1.20.17 AM
She sorted the rice and the stones. Feeding each stone to every character with the same color. Motorfine exercise while picking those small stones and put the stones into those small holes. And of course learning to be patient with the whole process
Screen Shot 2014-07-27 at 1.07.09 AM
The dancing skeleton: Salt painting (garam + tempel dengan lem + tetes air).  Simple science, fine motor strength (pinch), belajar percampuran warna (merah + kuning = orange) 
Screen Shot 2014-07-27 at 1.18.22 AM Screen Shot 2014-07-27 at 1.19.21 AM Screen Shot 2014-07-27 at 1.09.48 AM
Five most joyous things for being a mother:
1. Buat aku, jadi Ibu bikin aku merasa jadi wanita seutuhnya (lagi lagi terlalu naif ya? hehehe..tapi beneran itu yg aku rasain :)). Dari mulai pengalaman hamil, melahirkan, sampe pengalaman membesarkan Daffa sampai hari ini.
2. Jadi Ibu itu selalu merasa dibutuhkan dan disayang. Buat aku itu super spesial🙂
3. Jadi ibu itu selalu merasa bangga. Bangga akan perkembangan anaknya sekecil apapun itu🙂 Apalagi saat anak dipuji orang lain. Buat aku itu prestasi.
4. Jadi ibu itu, bikin aku belajar banyak hal baik. Terutama belajar untuk jadi lebih sabar lagi setiap harinya.
5. Jadi ibu itu, seperti punya temen baru, sahabat baru. Selalu ada yang siap menemani. semoga begitu seterusnya sampai besar nanti ya Daffa, amin🙂
2014-07-30-011146_1600x900_scrot
Sejak kapan mulai “bermain” dengan Daffa? Nah ini pertanyaan yang selalu paling bingung aku jawabnya. Karna menurutku aku main sama Daffa sejak Daffa bayi. Tapi kalau main mainan yg crafty atau DIY, seingetku sekitar Daffa usia 14 atau 15 bulanan itu pertama kali aku borong perlatan craft di salah 1 toko buku deket rumah hehehe. Waktu itu kegiatan pertama kami : Bikin orang-orangan dari telur plastik😀

Screen Shot 2014-07-27 at 1.17.12 AMBermain “Kedai Es” Daffa. Memperkenalkan bentuk, fine motor exercise, follow instruction, play pretend.

Screen Shot 2014-07-27 at 1.17.43 AMUntuk permainan ini, Stella terinspirasi dari App. LEGO favorite Daffa  

Biasanya Stella dapat inspirasi dari mana? Kalau untuk inspirasi, aku banyak sekali dipengaruhi postingan ibu-ibu hebat di instagram🙂 beberapa diantaranya : @mamapapabubba, @teacherellaa, @creativesitters, @wilburmama, @zakiahrizky, @dianilien, dan Chica sendiri! ;D (*Chica: masih jauh ilmunya, tapi makasih ya Stell! Haha). Selain dari sana, biasanya inspirasinya dateng sendiri saat main sama Daffa, saat baca buku, ataupun saat nonton sama Daffa. Plus Pinterest dan Google tentunya! Aku belum punya Website khusus yang selalu kukunjungi. Aku biasa men-Google kegiatan yang aku cari trus dari sana pilih pilih beberapa yang menarik dan dikembangin sesuai minat dan kebutuhan Daffa saat itu😀
Screen Shot 2014-07-27 at 1.05.38 AM
Let’s help Barney & Bj filled their basket with their fave food! 
Kegiatan bermain #CeritaDaffa sangat seru, karena hampir semuanya DIY… Apa ada waktu khusus untuk mengerjakan permainan-permainannya? Wah..makasi Cha..mudah-mudahan Daffa juga merasa begitu ya! Hehehe..Untuk waktu mengerjakannya, biasanya aku sempetin di saat Daffa tidur. Terutama tidur malam.🙂
Screen Shot 2014-07-27 at 1.10.49 AM
DIY “Mr and Mrs Potato Head” magnet for more fun during bath time
Screen Shot 2014-07-27 at 1.14.12 AM
Tracing exercise
Ada tips bermain dengan anak agar bisa engaged with the activities, especially toddlers seusia Daffa yang masih terbatas attention spannya? Tipsnya cuma: bikin kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan ketertarikan anak saat itu.
Screen Shot 2014-07-27 at 1.15.14 AM
Belajar emotional expressions
Screen Shot 2014-07-27 at 1.13.39 AM
 “Apa sih itu manusia?” atau “apa sih itu hewan?” kata Daffa. Mari coba main pengelompokan ini..!
Selain kegiatan bermain di rumah, apakah keluarga kalian ada kegiatan khusus bersama yang sering dilakukan? Pastinya ada ya🙂 Cuma so far belum ada yang rutin atau spesial banget. Aku selalu berusaha sekali buat bisa ajak Daffa coba kegiatan baru ataupun tempat baru. Tapi karena keterbatasan waktu Bapaknya, dan Ibunya yang engga bisa nyetir ini (heeuuu…). jadi baru beberapa yang tercapai. Padahal cita-citanya pingin bisa ajak Daffa rutin ke berbagai museum, workshop untuk anak-anak, perpustakaan dan tempat tempat yang ‘berbau’ alam seperti misalnya Kandang Jurank minimal seminggu sekali.
Screen Shot 2014-07-27 at 1.12.39 AM
Go! 😄 pancing telurnya – bawa pake sendok – cemplungin ke gelas sesuai huruf di telurnya
Jadwal harian Daffa (26 bulan) sehari-hari bagaimana (waktu floor time/ nonton/ gadget – dll). Kegiatan Daffa sehari hari aku usahakan selalu ada outdoor-nya. Jadwalnya kurang lebih seperti ini :
– Biasanya pagi hari setelah sarapan kegiatan Daffa outdoor di halaman belakang.
– Setelah mandi pagi (yang selalu kesiangan hehehe) jadwalnya main di dalam rumah sampai jam 11.
– Jam 11 sampai kurang lebih jam 1 : screen time siangnya daffa.
– Jam 1 – 4 jam istirahat siang. Daffa harus ada di dalam kamar, either dia tidur ataupun engga tidur.
– Setelah jam isitrahat siang, Daffa main di dalam rumah, kecuali lagi mau diajak keliling kompleks. Biasanya aku selalu ajak Daffa untuk jalan ke lapangan di deket rumah, cuma entah kenapa sejak 2 tahun Daffa jadi lebih betah beraktifitas di dalam rumah. Beda sekali sama waktu sebelum 2 tahun yang hampir setiap saat minta keluar rumah.
– Jam 8-9 malam screen time lagi
– Jam 9 masuk kamar, persiapan tidur malam.
Kurang lebih jadwalnya seperti itu, tapi dari semua yg ketat cuma jadwal screen time nya, sisanya ngikutin mood daffa aja🙂
Screen Shot 2014-07-27 at 1.07.37 AM
Lets help those dinosaurs from that green slimey ooey goey! 😄 – i’m going to ask her to pick the dinosaurs with the tong, and clean up with the brush + water. At the end, i’ll let her play with the soapy slime.
Screen Shot 2014-07-27 at 1.15.58 AM
Button Exercise
Screen Shot 2014-07-27 at 1.05.15 AM
Five Little Monkeys jumping on the bed…!
Screen Shot 2014-07-27 at 1.04.36 AM
Create something with cardboard is always fun…!
Screen Shot 2014-07-27 at 1.04.17 AM
Rumah rumahan kardus yg terkadang jadi mobil2an raksasa, jadi panggung boneka dadakan, jadi gawang bola kecil, dst. – “Imagination is the beginning of creation. You imagine what you desire, you will what you imagine, and at last, you create what you will” – George Bernard Shaw
Screen Shot 2014-07-27 at 1.03.26 AM
Rocket launcher: ini buat ditiup dan terinspirasi dari buku Barney favorite Daffa…! (Awesomeness!)
Screen Shot 2014-07-27 at 1.06.45 AM
Messy is fun…!
Screen Shot 2014-07-27 at 1.11.39 AM
 The messier the better🙂 It means that your child is having a tremendous lots of fun while playing.  Here, with ice cubes paint!
Seru banget khan aktifitasnya…! Dan setiap hari selalu ada ide baru, karena setiap hari ada hal baru yang anak kita ingin pelajari. So, keep this in mind: Play is the highest form of research, kata Einstein. And it is your job, as a parent, to create the conducive and safety place where your kids could play, learn, and use their imagination…! Terima kasih banyak Stella sudah menyempatkan diri untuk di-interview di tengah kesibukan menghadapi anak dua tahun (woohoo!)  dan berbagi beberapa kegiatan dengan Daffa..!  Buat yang punya akun Instagram, bisa langsung follow Stella yaa..!

6 thoughts on “#1 Main Yuk: Cerita Daffa

  1. Hallo kak chica, seperti biasa saya selalu suka baca blog kakak. Kalo biasanya silent reader sekarang komen nih hehe (setelah komentar di IG dan disuruh komen di blog beberapa waktu silam).

    Meskipun menikah saja belum tapi lihat aktifitas anak super seru dari ibu-ibu kreatif ini selalu bikin saya senang (..dan kemudian kepengen juga), sering juga ngasih suggest blog ini ke tante atau temen kantor yang jarang main sama anaknya.

    Sering juga baca tentang cerita daffa, dan salut juga sama ibu stella yang super kreatif!😀

    Terus menulis ya kak chica, blog ini masuk ke dalam list blog yang saya buka setiap pagi buat ngintipin ada nggaknya post baru loh🙂

    1. Hi Ghea…! Terima kasih yaa udah suggest buat baca2 blog ini ke tante dan temen kantor (tante?? Aku berasa tua nih, haha). Maaf baru liat komen dan diapprove..! Baru ngeh udah lebih dari sebulan ga posting apa-apa, eheuu. Alhamdulillah jika bisa menginspirasi, semoga ketika tiba saatnya jadi Ibu bisa main seru2an juga dengan para krucils😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s