Operation Clean Sweep

“Operation Clean Sweep” truk dan volunteer

“Who are you with?” tanya volunteer coordinator of Operation Clean Sweep kepada saya.

“Uhm, I’m with myself” jawab saya sekenanya.

Si ibu berambut panjang keperakan yang tampangnya sangat familiar bagi saya itu tersenyum, kemudian menanyakan bahwa dia merasa saya pernah menjadi volunteer untuk operasi gotong-royong membersihkan kota New Bedford ini sebelumnya. Saya angguki,”Yes, last year for 9/11 I WILL volunteer. It’s been a year since the last time I volunteer for clean sweep”, jawab saya sedikit malu – lama juga ya saya tidak volunteer untuk acara rutin bulanan ini. Tapi yasudahlah, diingat-ingat saya tidak melakukannya karena saya hamil dan kondisi cuaca yang seringkali terlalu dingin untuk membersihkan jalanan #excuse.

Jadilah pagi itu saya memunguti sampah-sampah di “ward 4” (region sekitar downtown New Bedford) bersama beberapa puluh volunteer lainnya. Tapi kebanyakan volunteer bekerja dalam group mereka yang terdiri dari minimal dua orang. Sementara saya seperti biasa sendiri saja *sigh*. Sepanjang waktu volunteer, saya menggerutu dalam hati…menyesali keadaan ini, keadaan dimana saya tidak punya teman yang satu hobi sama saya: suka volunteeran, cukup peduli lingkungan, sesama ibu rumah tangga yang haus ilmu dan kegiatan sosial (bukan gossip dan arisan ya, catat!), punya anak dan bisa berbagi tips parenting, suka masak dan baking sehingga bisa saling mengajari atau berbagi resep andalan, suka musik yang mirip agar kalau konser saya ada temannya, suka bersepeda ketimbang naik mobil, suka x,y,z dll…..Akhh…susah ya cari teman yang bisa diajak barengan ternyata!

Pembagian wilayah yang harus dibersihkan

Cukup curcolnya! Kegiatan ini adalah acara bebersih rutin bulanan yang diorganisasikan oleh, yaa…Operation Clean Sweep! Saya murni mengikutinya karena ingin berkontribusi buat kota tercinta, karena bagi saya ini adalah bentuk dukungan terhadap kota New Bedford. A good resident is a responsible resident. Banyak cara sih berkontribusi untuk membuat kota lebih baik. Salah satunya mendukung acara-acara yang diadakan oleh para penyelenggara kegiatan – khususnya yang non komersil.

Senjata perang: sarung tangan, sapu dan pengki. Yang diambil sampah non-organik saja.

Ternyata banyak orang yang gak tau tentang kegiatan ini, buktinya ketika saya sedang memunguti cigarettes butts yang asli banyaaakkk banget beserta bungkusnya (damn you smokers!!! if you’re not responsible for your body at least be responsible for not littering all over the place!) banyak para pengendara mobil berjalan pelan dan kemudian basa-basi “You’re doing a very good job! What is this, for charity?”. Mungkin keterbatasan publikasi menyebabkan banyak yang tidak tahu tentang kegiatan “volunteer rewards event” ini.

Anyway, setiap kali acara, selalu ada “host”nya. Beda-beda, kadang dari restaurant, kadang dari galleri, kadang dari perorangan. Tanggal 15 September kemarin hostnya adalah Barry’s Fine Wine and Spirits. Untuk para  volunteer disediakan makan pagi beserta kopi dan juga makan siang. Ketebak dong makan paginya apa? Apalagi kalau bukan donat! Ketebak juga dong makan siangnya apa? Apalagi kalau bukan pizza! Haha…American way pisan lah! Dapet kaos juga, terus ada undian dapet tong sampah (barrel) gede, hehe.

Ngebekel donat buat dibagi ke Ara dan Azka, hihi

Saya senang Sabtu pagi di bulan September mengikuti acara ini. Udaranya sejuk dan bersih. Until next time! Semoga lain waktu saya ada teman se-group🙂

Woof!

4 thoughts on “Operation Clean Sweep

  1. Neng, I’m with you untuk semua hal di atas kecuali ibu rumah tangga dan punya anak. tapi gw mungkin bisa berbagi tips parenting *yeah right*.
    Dan sebagai teman senasib, gw juga sering merasakan hal yang sama. But, guess what I sometimes actually enjoy going solo, because then I can meet new people and make friends.

    1. Iya Dittt, memang selama ini selalu positifnya going solo jadi banyak menambah temen baru…Tapi entah kenapa akhir2 ini longing for temen mirip2x, setidaknya ada satu org yang nemenin jadi ada yang bisa diajak ngobrol gituu x) *balada SAHM yang sesiangan komunikasinya ama toddler dan baby*

  2. oh banyak juga penduduk yang nggak tahu kegiatan ini ya… lah lo sendiri tahunya dari mana Ch? Hebaat…sangat well informed, ngalah2in penduduk aslinya…hehehe. Trus itu lokasi bebersihnya dari apartemen jauh ga? Naik apa? Ara ditinggal di rumah jaga anak ya?😀 *bentuk kekepoan*

    1. Hehe, gw tau karena gw volunteer di Visitor Center Whaling National Park di sini Dy, jadi segala info New Bedford gw tau😀 Udah gt sekali tergabung dalam mailist akan selamanya dapet info…jadi yaah begitu hihihi. Kebetulan banget kemaren DEKET tempat volunteernya! Jalan 7 menitan lah, haha (sampe ngakak karena gw ngecek di google maps,kok deket amattt)…Jadi tenang ninggalin Azka dan Khalif dengan papanya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s