Boston dan Pertemanan

Ketika akhirnya saya memutuskan untuk membeli tiket untuk menonton konser beberapa musisi dan band favorit saya, sejujurnya saya tidak terlalu memikirkan “Bagaimana saya akan pulang kembali ke New Bedford dari Boston?”. Bus terakhir dari Boston ke New Bedford adalah pukul 21.00, yang mana nampak terlalu mustahil bahwasanya konser sudah akan selesai jam segitu. Kebanyakan konser mulai jam 20.00 (itu baru opening act) dan berakhir kisaran 22.30 – 23.00. Berbagai kemungkinan berkelebat dipikiran saya; dari mulai nginep di airbnb, nebeng di apartemen temennya Ara, pulang ditengah-tengah konser, hingga kemungkinan terakhir yang paling nekat adalah tidur di terminal bus – menunggu hingga pagi hari keberangkatan pertama bus Boston – New Bedford pukul 7. 15 AM).

Namun Allah memang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, terutama sama Ibu Hamil nekat ini😉 Dari perjalanan ke Boston dua minggu terakhir ini saya menemukan kemudahan-kemudahan dalam bentuk teman seperjalanan dan teman nebeng pulang. Hee…

Boston #1, Di bus menuju Boston saya bertemu Judith (teman Ara di UMASSD juga) yang ternyata akan bergabung dengan Gigy dan Piera di Boston untuk minum wine. Ketika sampai di Boston, saya dan Judith pergi ke Boston Common, menikmati sore hari yang indah (cuacanya enak banget) dan makan sore menjelang malam di Quincy Market. Kemudian Gigy menawarkan untuk menjemput saya di venue Wang Theater ketika konser Death Cab beres.

Judith

Boston #2, Titin -seorang sobat alumni GM 2001- mengabari bahwa adiknya yang bernama Hendra tinggal di Newton – kisaran 20 menit naik mobil ke Boston-. Singkat cerita akhirnya saya bertemu Hendra bersama istrinya Tika serta Danika (bayi perempuan mereka yang lucu berusia setahun). Saya terharu sekali karena selama hampir dua tahun tinggal di US baru kali ini saya bertemu dengan keluarga muda Indonesia….! Mereka sangat baik, Padang dan Indonesia sekalii, hehe, dan sesama keluarga “low income” yang berasa hemat-hematnya. Melalui mereka saya banyak mendapat info tentang kegiatan orang-orang Indonesia di MA (bukan tergabung dalam Permias saja).

Hendra & Tika

Boston #2, Masih dari perjalanan kedua ke Boston kemarin…Sesampainya saya di venue konser Yann Tiersen pukul 19.10 PM…Konser belum juga dimulai. Padahal di tiket dicantumkan jam “7 PM”. Sembari menunggu gak jelas, sayup-sayup saya mendengar percakapan orang berbahasa Indonesia tepat di belakang saya!! Dalam remangnya lampu Bowery Club, saya amati….Oh, anak muda dan bukan tipe anak-anak orang kaya-gaul ajeb-ajeb- bikin males. Saya tegur saja….Dan ternyata mereka baik dan unyu-unyu sekalii! hauhauhua. Satrio, cowo berusia 23 tahun sedang ditahun keduanya di Brown University (YES, that Ivy League) mengambil Climate Science. Sedangkan, Iput cewe berusia 24 tahun,  lulusan S1 Jepang, sekarang lagi mengambil S2 bidang Ekonomi di Hult International Business School. Minder saya jadinya. Singkat cerita, Satrio menawari menganter saya pulang (karena Providence dan New Bedford searah walau menyimpang cukup jauh juga sih kalo dari Boston, hihi). Sebelum pulang kami sempat makan di resto Malaysia bernaman “Penang”, menikmati kangkung balacan, rendang, dan martabak daging. Alhamdulillah.

Belacan dan Rendang

Boston #3, seharusnya minggu depan bersama Feist. Tapi saya ikhlaskan tiketnya saya kasih ke Hendra saja, karena bertepatan dengan hari ulang tahun Azka yang kedua tanggal 7 Mei nanti😉

Konklusi akhir: jalan-jalan sendiri (berdua Nako #2 deng) dalam dua minggu terakhir ini, walau hanya 6-7 jam sendiri…Tapi bener-bener menghibur untuk saya. Betapa me time itu penting untuk membangun mood positif ya? Walau sehari setelahnya saya memang pegel luar biasa sih karena banyak jalan dan berdiri… Tapi minor lah dibanding bahagianya bisa menikmati waktu dengan diri sendiri untuk beberapa saat -walau tetep kangen Azka sekali pisan kalau lebih dari 4 jam pisah!

Owell….Terima kasih banyak buat Gigy, Piera, Judith, Hendra, Tika, Danika, Satrio dan Iput telah menemani, berbagi cerita, dan rela ditebengi anter pulang :)  Semoga dibalas dengan nikmat yang berlipat olehNya.

Amin.

2 thoughts on “Boston dan Pertemanan

  1. Hi Mbak Chica,

    Kebetulan saya lagi cari info ttg hult international business school, jika berkenan, saya boleh minta kontaknya iput?

    Thanks in advance!

    -Wira-

    PS: saya orang Bandung jg lho🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s